iklan banner

Selasa, 23 Juni 2020



Warta Pemalang - Sudah dipastikan, pemilihan kepala daerah periode 2021-2024 dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

 Kabarnya sih,  akan terjadi pertarungan head to head antara Agus Sukoco-Eko Priono yang diusung PDIP, Partai Golkar, Gerindra, PAN dan Demokrat versus Mukti Agung Wibowo-Sugiarti yang diusung barisan partai islam dan nasionalis yakni PKB, PPP,  PKS serta Nasdem. 

Kapan tanggal pendaftaran dan penetapan calon bupati dan wakil bupati di Pemalang, Ini penjelasan Ketua KPUD Kab. Pemalang Mustaghfirin yang ditemui Selasa (23/06) diruang kerjanya. 

Kita dan perangkat lainnya sudah mulai aktif lagi beberapa waktu lalu.  Dalam waktu dekat, tanggal 15 juni 2020 akan ada rekrutmen Petugas Pencatat Daftar Pemilih (PPDP).

" Kami sudah delegasikan ke PPS untuk rekrutmen,  bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan terlibat kami kami persilahkan untuk menghubungi PPS masing-masing, " ujar Mustaghfirin. 

Mustaghfirin menambahkan mereka akan bekerja untuk pencocokan dan penelitian data pada 15 Juli sampai 13 Agustus 2020. 

Sementara itu,  untuk pendaftaran calon akan dimulai pada tanggal 4-6 September 2020. Di tanggal tersebut,  akan dilakukan verifikasi administrasi dan lain-lain. 

Untuk penetapan calonnya ditetapkan pada tanggal 23 September 2020. Lalu,  untuk kampanye dilaksanakan pada tanggal 26 September 2020 sampai 5 Desember 2020. Sedang masa tenangnya dimulai pada tanggal 6 - 8 Desember 2020.

Pilkada kali ini,  jelas ada perbedaan mengingat ditengah pandemi. Dalam pelaksanaan semua kegiatan harus menggunakan protokol kesehatan.  Termasuk PPDP yang harus menggunakan APD ketika bertugas dilapangan. 

" Pada pelaksanaan nanti semua petugas akan menggunakan APD seperti ketentuan dalam protokol kesehan," tandas Mustaghfirin. 

Diterangkan lebih jauh,  soal debat calon untuk menjabarkan visi dan misinya itu jelas ada.  Sebab,  itu bagian dari kampanye. 

Dikesempatan yang sama, Sekretaris KPU Budi Utomo mengatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan APD,  KPUD Pemalang sudah mengajukan anggaran kepusat sebesar 7 M namun yang di setujui hanya 6 M.

" Untuk spesifikasi APD KPU jelas meminta bantuan ke dinas kesehatan sekaligus rujukan, selain itu kita juga koordinasi dengan gugus tugas" terang Budi. 

Pemilu kali ini berbeda, karena ada pandemi,  kita selalu berkordinasi untuk protokol kesehatannya.  Ribet memang tapi itulah prosedurnya. 

" Nantinya petugas dan pemilih harus menggunakan protokol kesehatan, semua harus rapid tes dari tingkat atas sampai bawah, " ujarnya. 

Nah,  nantinya jika ada yang reaktif kita juga harus menyiapkan prosedurnya juga. Apa dan bagaimana langkahnya masih dibahas. Pungkasnya. 

( Chaerun/Ren)

0 komentar:

Posting Komentar

HALO KONSUMEN

HALO KONSUMEN
Mari bersama menuju untuk menjadi konsumen yang cerdas dan mandiri "SAATNYA KONSUMEN BICARA" dan "BERANI LAPOR HEBAT" DENGAN PEDOMAN: LIHAT, LAWAN, LAPORKAN. dengan cara mengisi Form Pengaduan online. Terima kasih Salam Perlindungan Konsumen

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Categories

HUKUM

Bupati Pemalang H. Junaedi

Bupati Pemalang H. Junaedi
"Pertahankanlah Budi Pekerti sebagai jati diri bangsa kita karena sifat inilah warisan leluhur bumi Nuswantoro sejak ribuan tahun yang lampau. supaya kita menjadi orang yang utama berbudi pekerti luhur"

Desa Temuireng Bagi BLT

Disdukcail Bagi2 masker Senin 20 April 2020

Mengenal lebih dekat Warta Pemalang

Bupati Pemalang H. Junaedi Resmikan Bendungan Desa Pesucen

Satuan Res Narkoba Polres Pemalang Ciduk Tiga Orang Pengedar Narkoba