iklan banner

Kamis, 06 Agustus 2020



Warta Pemalang - Pisah sambut adalah tradisi , dimana seorang pejabat , yang dipindah tugaskan oleh instansi terkait baik,  TNI, Polri ataupun ASN.

Seperti Kapolsek Belik,  AKP. Trino Winarno, SH., mendapat tugas baru menjabat,  Kapoksek Randudongkal. Sedangkan pengantinya, AKP. Toto Purwantoro,SH., yang sebelumnya adalah Kapolsek Moga.

Acara pisah sambut, Kamis (6/8/2020), di Aula Pendopo Kecamatan Belik, kabupaten Pemalang,  Jawa Tengah.

Hadir pada acara pisah sambut, Camat Belik , Heru W Sembodo, Sos, M.AP., Danramil Belik, Kapten .Arm. Nasri, Kades se - kecamatan Belik dan instansi terkait.

Pisah sambut yang berjalan sederhana dalam situasi " Virus Corona ( Covid - 19), berjalan lancar, dan seluruh tamu undangan , mengikuti protap protokoler kesehatan seperti,  memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Kepada Warta Pemalang, Trino Winarno, yang akan bertugas di jajaran wilayah hukum Randudongkal, akan tetap menjalankan tugas pelayanan sebaik mungkin dalam memberi pelayanan kepada masyarakat, tegasnya.

Dan selama 1 Tahun lebih, saya menjabat  Kapoksek Belik, AKP. Trino Winarno, akan tetap selalu menjalin tali silahturohim, baik kepada anggotanya Maupun kepada jajaran TNI dan ASN, dimana saya bertugas pungkas, Trino.


Penulis    : S.roto
Editor      :  P.Capri

Rabu, 05 Agustus 2020




Tidak dipungkiri kita sering dibingungkan dengan penulisan gelar seseorang terlebih kini sudah banyak gelar yang bisa digunakan dan tentunya ditempel di nama kita.

Mencoba telusuri dari google, saya menemukan beberapa referensi diantaranya dari psmk.kemendikbud.go.id, kopertis dan anneahira.com

Saya copas saja sekalian untuk arsip juga :)

Dahulu gelar akademik hasil lulusan perguruan tinggi dalam negeri umumnya hanya dua macam, yakni Drs. (doktorandus) dan Dra. (doktoranda). Doktorandus untuk laki-laki, sedangkan doktoranda untuk perempuan. Kedua gelar yang berasal dari bahasa Belanda ini diberikan tanpa memandang disiplin keilmuan yang pernah diikuti.

Namun, sejak keluarnya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993 tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi, pemberian dan cara penulisan gelar seperti di atas tidak berlaku lagi.

Pemberian dan cara penulisan gelar kini mengikuti keputusan tersebut dan penulisannya mengikuti ketentuan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

Berbagai Cara Penulisan Gelar yang Benar

Simak cara penulisan gelar di bawah ini sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut:

1. Cara Penulisan Gelar Sarjana (S1)

·         S.P. (sarjana pertanian)

·         S.Pd. (sarjana pendidikan)

·         S.Pd.I. (sarjana pendidikan Islam)

·         S.Psi. (sarjana psikologi)

·         S.Pt. (sarjana peternakan)

·         S.E. (sarjana ekonomi)

·         S.Ag. (sarjana agama)

·         S.Fil. (sarjana filsafat)

·         S.Fil.I. (sarjana filsafat Islam)

·         S.H. (sarjana hukum)

·         S.H.I. (sarjana hukum Islam)

·         S.Hum. (sarjana humaniora)

·         S.I.P. (sarjana ilmu politik)

·         S.Kar. (sarjana karawitan)

·         S.Ked. (sarjana kedokteran

·         S.Kes. (sarjana kesehatan)

·         S.Kom. (sarjana komputer)

·         S.K.M. (sarjana kesehatan masyarakat)

·         S.S. (sarjana sastra)

·         S.Si. (sarjana sains)

·         S.Sn. (sarjana seni)

·         S.Sos. (sarjana sosial)

·         S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)

·         S.T. (sarjana teknik)

·         S.Th. (sarjana theologi)

·         S.Th.I. (sarjana theologi Islam)

2. Cara Penulisan Gelar Magister (S2)

·         M.Ag. (magister agama)

·         M.E. (magister ekonomi)

·         M.E.I. (magister ekonomi Islam)

·         M.Fil. (magister filsafat)

·         M.Fil.I. (magister filsafat Islam)

·         M.H. (magister hukum)

·         M.Hum. (magister humaniora)

·         M.H.I. (magister hukum Islam)

·         M.Kes. (magister kesehatan)

·         M.Kom. (magister komputer)

·         M.M. (magister manajemen)

·         M.P. (magister pertanian)

·         M.Pd. (magister pendidikan)

·         M.Pd.I. (magister pendidikan Islam)

·         M.Psi. (magister psikologi)

·         M.Si. (magister sains)

·         M.Sn. (magister seni)

·         M.T. (magister teknik)

3. Cara Penulisan Gelar Doktor (S3)

·         Dr (doktor)

4. Cara Penulisan Gelar Diploma

·         Diploma satu (D1), sebutan profesional ahli pratama, disingkat A.P.

·         Diploma dua (D2), sebutan profesional ahli muda, disingkat A.Ma.

·         Diploma tiga (D3), sebutan profesional ahli madya, disingkat A.Md.

·         Diploma empat (D4), sebutan profesional ahli, disingkat A.

Cara Penulisan Gelar Menurut EYD

Cara penulisan gelar akademik mengikuti aturan yang berlaku dalam EYD, yaitu pada aturan tentang penulisan singkatan, pemakaian tanda titik (.), dan pemakaian tanda koma (,). Ketentuan lengkapnya sebagai berikut:

1.      Setiap gelar ditulis dengan tanda titik sebagai antara antarhuruf pada singkatan gelar yang dimaksud.

2.      Gelar ditulis di belakang nama orang.

3.      Antara nama orang dan gelar yang disandangnya, dibubuhi tanda koma.

4.      Jika di belakang nama orang terdapat lebih dari satu gelar, maka di antara gelar-gelar tersebut disisipi tanda koma.

Contoh: Muhamad Ilyasa, S.H., S.E., M.M. Di antara nama dan gelar, terdapat tanda koma. Di antara ketiga gelar, juga terdapat tanda koma. Di antara huruf-huruf singkatan gelar, diberi tanda titik.

Jika di antara nama dan gelar tidak dibubuhi tanda koma, maka penulisan gelar tersebut salah dan singkatan tersebut tidak bermakna gelar, melainkan bisa bermakna nama keluarga, marga, dan sebagainya. Jadi, Muhamad Ilyasa SH (tanpa koma di antara nama dan SH) bisa berarti Muhamad Ilyasa Sutan Harun atau Muhamad Ilyasa Saleh Hamid, dan sebagainya.

Penulisan gelar harus di belakang nama orang, cara penulisan gelar di depan nama orang adalah salah.

dari sumber lain kopertis12.or.id:

JENIS GELAR AKADEMIK

Pasal 6
Gelar akademik terdiri atas Sarjana, Magister dan Doktor.

Pasal 7
Penggunaan gelar akademik Sarjana dan Magister ditempatkan di belakang nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan dengan mencantumkan huruf S., untuk Sarjana dan huruf M. untuk Magister disertai singkatan nama kelompok bidang keahlian.

Pasal 8
Penetapan jenis gelar dan sebutan serta singkatannya sesuai dengan kelompok bidang ilmu dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi bersamaan dengan pemberian ijin pembukaan program studi berdasarkan usul dari perguruan tinggi yang bersangkutan sesuai dengna norma dan kepatutan akademik.

Pasal 9
Gelar akademik Doktor disingkat Dr. ditempatkan di depan nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan.

JENIS SEBUTAN PROFESIONAL

Pasal 10
Penggunaan sebutan profesional dalam bentuk singkatan ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan.

Pasal 11
(1) Sebutan profesional lulusan Program Diploma terdiri atas :

·         a. Ahli Pratama untuk Program Diploma I disingkat A.P.

·         b. Ahli Muda untuk Program Diploma II disingkat A.Ma.

·         c. Ahli Madya untuk Program Diploma III disingkat A.Md.

·         d. Sarjana Sains Terapan untuk Program Diploma IV disingkat SST

(2) Singkatan sebutan profesional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan tersebut.

referensi: 

·         http://www.anneahira.com/cara-penulisan-gelar.htm

·         http://www.kopertis12.or.id/2011/01/05/penulisan-dan-penggunaan-gelar-perguruan-tinggi.html

Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993 tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi,




Warta Pemalang - Kepala Desa Bantarbolang, Sodikin, S.Pd.I., mengintruksikan kepada jajaran pemerintahan desa, dari RW dan RT, untuk memasang  "Bendera Merah Putih", di lingkungan masing - masing.

Pemberitahuan  ini melalui surat edaran yang ditandatanganinya, memperingati HUT RI Ke - 78, di desa Bantarbolang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang Jawa Tengah.

Adapun pemasangan sesuwai intruksi pemerintah pusat, dari  (1/8/2020), dilingkungan RW dan RT bersama masyarakat di 6 dusun desa Bantarbolang.

Kepada para pejuang kita,  yang telah mengorbankan jiwa dan raga, demi  kemerdekaan  yang nanti tepat " Tanggal, 17 Agustus 2020, kita peringati bersama tegas,  Sodikin.

Masih himbau kepala desa Bantarbolang, kami selalu berkoordinasi dengan ( Forum Pimpinan Kecamatan Bantarbolang), terangnya.

Dengan peraya'an "HUT RI Ke -78 Tahun", bertepatan dengan, Virus Corona ( Covid - 19), kita harus peran aktif untuk penjegahan virus corona, pesan Kades Bantarbolang.

Kita tetap menjaga protap protokoler kesehatan, seperti cuci tangan, pake masker, jaga jarak untuk menjegah penularan ( Covid - 19), terang Sodikin, S.Pd.I.


Penulis  : S.roto
Editor    : P.Capri



Warta Pemalang - Pasca dinyatakan sembuh dari Covid 19. Hari ini Rabu,  5 Agustus 2020 Bupati Pemalang DR H Junaedi SH.  MM memgadakan ngopi baremg dengan jurnalis dirumah dinas. 

diceritakan olehnya bahwa semasa perawatan itu harus ada suasana gembira.  Itu salah satu untuk menguatkan imun.  

Ketika perawatan di rumah sakit saya juga memberi contoh pada pasien lain. Berjemur dan berolahraga,  serta bagaimana menumbuhkan rasa senang. 

Kalau soal istrinya,  Junaedi mengatakan bahwa hari ini adalah SWAP evaluasi.  " Kalau ibu doakan saja hari ini akan SWAP evaluasi, kalau ibu kan memang ada ganguan magnya " ujarnya. 

Ada hal yang harus disampaikan bahwa memang kemarin itu saya positip.  Kalau ditanya rasanya ya biasa saja karena Orang Tanpa Gejala (OTG) 

" Lucu ya lah saya positif Covid beneran ko katanya hoax, saya juga kaget loh saya ko bisa positif ya, " katanya. 

Dalam obrolan itu,  Junaedi juga bercanda dan bercerita tantang ketika perawatan isolasi serta hal-hal yang berkembang dimasyarakat. 

"Kalau saya pura-pura ataupun ada politisasi ya nggak lah,  siapa sih yang mau mengorbankan semuanya.  Apalagi kan anak mau hajatan, " lanjut Jinaedi. 

Lebih lanjut Junaedi juga berpesan pada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yakni dengan memakai masker, jaga jarak dan selalu memcuci tangan. 

" Mohon agar masyarakat ingat akan hal itu demi kebaikan kita dan leluarga dan bersama, " katanya. 

Hal senada diungkapkan oleh DR Ir H. Arifin MM selaku Sekda Pemalang yang juga sudah dinyatakan sembuh dari Covid 19.

" Aktifitas saya ya hampir sama dengaj beliau,  olah raga, berjemur dan membuat rasa senang," ungkapnya. 

Arifin juga melanjutkan bahwa ada rasa sedih ketika sakit yang didertitanya itu dibilang hoax. 

" Apakah ada yang mau sakit lalu diisolasi menjauh dari keluarga, " tandasnya. 

Jujur saya juga bingung,  kok bisa ya saya positif.  Padahal rapidnya non reaktif. Tapi ya kenyataan seperti itu mau apalagi, " katanya. 

Ada cerita lucu yang disampaikan Arifin. Ketika makanan diantar oleh petugas kita harus cepet-cepetan fengan kucing.  Kalau terlambat ya sudah makanannya hilang. 

"  Makanan ditaruh dipintu kalau ngga ceoet ambil ya kucing duluan yang ambil, " ceritanya. 


Penulis : Chaerun
Editor : Capri

Senin, 03 Agustus 2020



Warta Pemalang - Virus Corona ( Covid - 19), sangat membuat cemas seluruh masyarakat, khususnya di kabupaten Pemalang. Gugus Tugas ( Covid - 19), selama tiga bulan sudah menunjukan kinerja yang sangat signifikan dalam penanganan, Virus jahat ini.

Tiga setengah bulan lalu , semua petugas "Gugus Tugas (Covid - 19)", dari tingkat desa sampai kabupaten sangat serius mengatisipasi virus menular ini. Sampai semua elemen, Gugus Tugas (Vovid -19), dikerahkan untuk stand by, disetiap  jajaran nya masing - masing.

" Sampai, jam malampun dilakukan  untuk menggantisipasi penularan, virus Corona ( Covid - 19)", disetiap lingkungan instansi tegas, Jemmy Jahyadi.

Masih tegas " LSM - KPSKN (Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional), (3/8/2020) Jemmy Jahyadi pun, angkat bicara, tentang penanganan ( Covid - 19), yang dua pekan ini, menyerang birokrasi dan anggota DPRD kabupaten Pemalang Jawa Tengah.

New Normal adalah langkah yang samgat baik, tapi tetap pemerintah dalam hal ini harus selalu continyu untuk penyemprotan disinfektan tetap dilakukan di setiap desa se - kabupaten Pemalang.

Dana udah dianggarkan seperti,  APBD yang jumlahnya milyaran, belum lagi bantuan - bantuan dari, BUMN, Pengusaha serta masyarakat yang perduli dengan merabaknya ,Corona ( Vovid - 19).

Dan yang saya sangat prihatin, gugus tugas piket di desa - desa dan kecamatanpun, sudah tidak nampak lagi ada petugas penanganan gugus tugas yang piket tegas ,LSM - KPSKN.

Saya,  secara pribadi angkat cempol dan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran " Gugus Tugas ( Covid - 19)", kabupaten Pemalang  dan kecamatan serta di desa-desa ,yang sudah bekerja keras sampai hari ini tegasnya.

Dan mari kita perangi bersama, Virus Corona ( Covid - 19), ini dengan memgikuti himbauan pemerintah , seperti, cuci tangan, gunakan masker, jaga jarak dan selalu menjaga kebersihan dilingkungannya masing-masing, serta yang terpenting safety dan jaga imun kesehatan kita.



Penulis   : S.roto
Editor     : Capri

HALO KONSUMEN

HALO KONSUMEN
Mari bersama menuju untuk menjadi konsumen yang cerdas dan mandiri "SAATNYA KONSUMEN BICARA" dan "BERANI LAPOR HEBAT" DENGAN PEDOMAN: LIHAT, LAWAN, LAPORKAN. dengan cara mengisi Form Pengaduan online. Terima kasih Salam Perlindungan Konsumen

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Categories

HUKUM

Bupati Pemalang H. Junaedi

Bupati Pemalang H. Junaedi
"Pertahankanlah Budi Pekerti sebagai jati diri bangsa kita karena sifat inilah warisan leluhur bumi Nuswantoro sejak ribuan tahun yang lampau. supaya kita menjadi orang yang utama berbudi pekerti luhur"

Desa Temuireng Bagi BLT

Disdukcail Bagi2 masker Senin 20 April 2020

Mengenal lebih dekat Warta Pemalang

Bupati Pemalang H. Junaedi Resmikan Bendungan Desa Pesucen

Satuan Res Narkoba Polres Pemalang Ciduk Tiga Orang Pengedar Narkoba