iklan banner

Senin, 13 Juli 2020


Warta Pemalang - Sebanyak 75 orang terdiri dari 55 anggota DPRD,  14 orang terdiri dari direktur utama dan karyawan Perumda Air Minum Tirta Mulia, bagian perekonomian,  dan beberapa OPD melakukan rapid tes diruang dewan pada Senin 13 Juli 2020.

Sementara ini, berdasarkan informasi dari kesemuanya yang di rapid tes diketahui hasilnya non reaktif.  Berbeda dengan sebelumnya yakni rapid tes kali pertama dilakukan yakni ada 9 orang anggota dewan dan sekretariat ditemukan reaktif. 

Sementara itu,  Sekretaris Dewan Abdulatip yang ditemui diruang kerjanya mengatakan bahwa sekreatariat hanya memfasilitasi saja. 

" Kami hanya berkirim surat ke DKK saja,  ini juga untuk kebutuhan dewan yang akan kunker, " ujarnya. 

Ketika ditanya soal apakah rapid tes ini bayar, Abdulatif tak mau berkomentar.  Sebab itu bukanlah ranahnya. 

Sementara itu,  Ketua DRPD Pemalang, HM. Agus Sukoco SIP. MSi diruang kerjanya mengatakan bahwa di era new normal ini dan sesuai ketentuan undang-undang sudah harus keluar kota. 

Rapid tes ini sendiri yang kedua kalinya,  diharapkan teman-teman benar-benar sehat. Sebab,  bersentuhan langsung dengan masyarakat dilingkungannya masing-masing. Kalau dipastikan sehat, mereka akan leluasa dalam bekerjanya. 

Soalnya banyaknya yang terkena virus corona di Pemalang,  Agus Sukoco meminta agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Artinya,  antara gas dan rem itu harus sama. 

" Kalau berpikiran tentang Covid terus ekonomi. Akan stagnan,  sehingga pedagang, petani dan pegawai harus  sama antara gas dan rem, " ujarnya. 

Artinya kegiatan harus tetap berjalan dan kesehatan juga tetap terjaga. Lanjutnya. 

Agus juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan mentaati protokol kesehatan. Sebab,  menurut WHO penularannya bisa lewat udara. 

" tetap memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak, " pungkasnya

Penulis : Chaerun
Editor : Capri


Minggu, 12 Juli 2020



Warta Pemalang - Bupati Pemalang DR H. M Junaedi SH. MM, Minggu (12/07) bersama para offroader menyusuri kesiapan jalur yang akan ditempuh untuk gelaran Fun and Extreme Offroad jelajah alas Penggarit pada tanggal 18 Juli 2020 ini. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 74 yang dilaksanakan oleh Polres Pemalang. 

Start penelusuran melalui  pintu masuk hutan Desa Penggarit Kecamatan Taman, hingga ke Bendungan Sokawati Kecamatan Ampelgading.

Hutan di Desa Penggarit mempunyai tantangan tersendiri,  yakni jalur yang berliku dengan pemandangan  serta himpitan  pohon jati milik Perhutani jelas menambah adrenalin tersendiri. 

Tantangan lainnya,  adalah tanjakan serta turunan  yang curam. Hal ini akan menguji ketangkasan off roader untuk memamerkan keahliannya dalam memainkan pedal gas, kopling dan kemudi.

Offroader akan sedikit bernafas karena ada juga jalan yang mendatar.  Namun jangan kaget,  kenapa ya? Ternyata, jalan di tengah hutan itu banyak jebakannya, bebatuan, akar yang melintang dan semak belukar akan jadi penghalang lainnya. 

Junaedi yang turut menjajal kemampuanya menaklukan rintangan tersebut mengaku sangat puas dan tertantang. 

Menurutnya alur yang akan dipakai even jelajah Alas Penggarit ini lebih menantang dan ekstream karena terdapat jurang dan jalan yang berliku.

“Siapkan fisik, jalur yang dilalui sangat menantang, khusus untuk para pemula agar lebih waspada karena even offroad ini memerlukan ketangguhan driver dalam melajukan kendaraannya,” ujar Junaedi.

 Junaedi menambahkan selain olah raga off-road ini bagian dari hiburan. Untuk itu,   penyelenggara harus memberikan sarana jalur yang baik. Tentunya agar peserta dapat menikmati jalur yang menantang.

Sementara itu,  Ketua KONI Kab Pemalang melalui ponselnya mengatakan bahwa KONI sangat mendukung kegiatan tersebut. 

" Kita sangat suport apalagi dengan dunia olah raga. Ini. Olah raga yang memacu andrenalin dan tantangan," katanya

 Agung juga mengucapkan Sukses untuk semuanya dan saya ucapkan selamat datang kepada pak Kapolres yang baru. 

Puncak off-road sendiri rencananya akan diikuti ratusan offroader se-Indonesia termasul Kapolres Pemalang AKPB Ronny Tri Prasetyo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi.

Acara ini juga didukung oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI), Simongklang,  Polres Pemalang dan pihak lainnya. 

Penulis : Chaerun/Ren
Editor : Capri

Jumat, 10 Juli 2020



Warta Pemalang - Jumat,  (10/07) pukul 09.25 menit TPI Nyamplungsari diresmikan oleh Bupati Pemalang DR. HM Junaedi SH. MM. Hadir mendampingi acara tersebut Forkopimda dan dinas terkait. 

Hadir juga, perangkat desa,  nelaya,  bakul dan juga tokoh masyarakat dan undangan laimnya. 

Bupati dalam sambutannya mengatakan TPI Nyamplungsari audah selesai pada Desember 2019 lalu,  Sebelum kesini,  kita dahului dengan panen udang vanami tadi. 

" Adanya TPI ini semoga membawa manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat, " ujarnya. 

Dalam kesempatan itu pula Junaedi mengingatkan pentingnya pengelolaan. Untuk itu masyarakat harus menjaga kebersihan,  kenyamanan dan keamanan. 

Selanjutnya,  Junaedi berpesan agar masyarakat di pandemi. Covid 19 ini,  selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan dengan sabun,  menjaga jarak dan memakai masker. 



Sementara itu,  Kepala Dinas Perikanan, Suharto SIP dalam laporannya mengatakan adanya TPI ini untuk mewujudkan dan peningkatan produksi perikanan di Nyamplungsari. 

TPI ini sendiri. dibangun pada 2015 dengan Fasilitas mushola dan parkir dengan anggaran 6 milyar. 

" Karena kondisi pandem, masih fasilitas pokok saja,  untuk fasilitas lain belum, " ujarnya. 

Masih kata Suharto, TPI ini sudah diujicoba 8 hari sejak tanggal 2 Juli 2020 dengan jumlah ikan 2,4 ton atau perhari 3 kwintal

" Jadi Kabupaten Pemalang sekarang sudah punya 5 TPI, pertahunnya,  menghasilkan 145 milyar. Untuk. Kontribusi daerah sekitar 2 miliar," jelas Harto. 

Dalam pada itu,  M Wahyudin selaku teknis pelelangan yang saat ini diperbantukan di TPI Nyamplungsari mengatakan saat ini ada 110 perahu dengan jumlah nelayan sekitar 200 orang. 

" Nelayan disini menggunakan alat tangkap paling ramah namanya gilnet," terangnya. 
 
Wahyudin berharap bakul-bakul untuk ikut lelang. "  Delapan hari menghasilkan 45 juta, untuk hasil tangkapan rata-rata 3 kwintal," katanya. 

Penulis : Chaerun
Editor : Capri



Warta Pemalang - Bantuan Sosial Tunai, kepada 510 warga masyarakat, desa Bantarbolang, Jum'at (10/7/2020), dibagikan di balai desa Bantarbolang kabupaten Pemalang Jawa Tengah.

Ke 510, waraga yang meliputi 6 dusun,  di desa Bantarbolang, yang sudah terverifikasi " Bantuan Sosial Tunai" adalah dampak dari ( Covid - 19), tutur Kades Bantarbolang, Sodikin, S.Pd.I.

Dan pembagian BST, dari anggaran kementrian sosial  tahap 3, sebenarnya dibagikan di kantor pos, karena masih mengikuti protokoler kesehatan ( Covid - 19), maka di alihkan ke balai desa, petugas dari kantor (Pos dan Giro), ini pun, dubantu perangkat desa .



Masih pungkas kades, kenapa BST dibagi di balai desa, karena di kantor Pos dan Giro, tempatnya tidak menampung 510 orang, apa lagi kita harus mengikuti protokoler kesehatan dan social distancing atau jaga jarak.

Pelaksanaan pembagian (Bantuan Sosial Tunai) per orang mendapatkan Rp.600.000,- dari kementrian sosial, dan pelaksanaan pembagian sampai selesai berjalan lancar ,tegas Kadus Roso.


Penulis  :  S.roto
Editor.   :   P. Capri

Rabu, 08 Juli 2020





Warta Pemalang - Tiga tenaga medis dinyatakan positif Covid 19, salah satu Puskesmas Pembantu di Kecamatan Taman terpaksa harus membatasi pelayanan. 

Hal ini disampaikan oleh Jubir Gugus Tugas Covid 19, Tetuko Raharjo S.H.MSi dalam konferensi pers Rabu (08/07) di Posko Penanggulangan Covid 19 yang ada di Kantor BPBD. 

" Kondisi yang demikian itu makanya harus ada pembatasan pelayanan, " ujarnya. 

Saat ini gugus tugas terus berupaya nelakukan tracking dengan orang-orang yang pernah kontak langsung. Diakui oleh Tetuko,  dari hasil penelusan banyak orang yang harus di lakukan rapid tes. 

" Saat ini keempatnya melakukan perawatan isolasi mandiri dan gugus tygas masih berdiskusi siak kelanjutannya, " tandas Teruko

Ditempat dan waktu yang sama Kepala BPBD Wahadi SE. MSi mengatakan dalam memutus rantai penyebaran Covid 19, BPD melakukan pemyemprotan di beberaoa wilayah. 
Antaranya,  Desa Asemdotong,  Desa Sokowangi dan Desa Banjardawa. 

" Pagi tadi penyemprotan sudah dilakukan,  ini upaya untuk memutus rantai Covid, " terangnya. 

Penulis : Chaerun/Ren 
Editor : Capri

HALO KONSUMEN

HALO KONSUMEN
Mari bersama menuju untuk menjadi konsumen yang cerdas dan mandiri "SAATNYA KONSUMEN BICARA" dan "BERANI LAPOR HEBAT" DENGAN PEDOMAN: LIHAT, LAWAN, LAPORKAN. dengan cara mengisi Form Pengaduan online. Terima kasih Salam Perlindungan Konsumen

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Categories

HUKUM

Bupati Pemalang H. Junaedi

Bupati Pemalang H. Junaedi
"Pertahankanlah Budi Pekerti sebagai jati diri bangsa kita karena sifat inilah warisan leluhur bumi Nuswantoro sejak ribuan tahun yang lampau. supaya kita menjadi orang yang utama berbudi pekerti luhur"

Desa Temuireng Bagi BLT

Disdukcail Bagi2 masker Senin 20 April 2020

Mengenal lebih dekat Warta Pemalang

Bupati Pemalang H. Junaedi Resmikan Bendungan Desa Pesucen

Satuan Res Narkoba Polres Pemalang Ciduk Tiga Orang Pengedar Narkoba