iklan banner

Minggu, 19 November 2017


Pemalang, Warta Pemalang – Festival Desa Teknologi Informatika dan Komunikasi (DesTika) adalah sebuah festival yang menghadirkan desa-desa, yang telah mulai melek teknologi informasi dan komunikasi, dan terus aktif mengembangkan diri, dan memajukan desanya  dengan memanfaatkan Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK).  dengan kata lain, desa-desa ini  telah manfaatkan TIK untuk mengenalkan dan mengabarkan informasi desanya kepada dunia melalui TIK.
                       
Festival Desa TIKa berguna menyamakan persepsi tentang membangun Desa. Program desa membangun merupakan program pemerintah yang masuk Nawa Cita Presiden Jokowi, Sesuai amanat undang-undang desa Pasal 86 Menerangkan TIK berperan dalam membangun desa.

Festival ini, menurut rencana akan diikuti dari perwakilan desa-desa dan Dinas Komunikasi dan Infomatika seluruh Indonesia. Mereka akan berkumpul dan akan Saling berbagi ilmu tentang pemanfaatan teknologi.
Pada tahun 2017 ini, Kabupaten Pemalang di pancaya menjadi tuan rumah Festival DeSTIKa ke 5 (lima), yang pertama di Banyumas, Jawa Tengah tahun di tahun 2013, kedua di Majalengka, Jawa Barat tahun 2104, selanjutnya yang ketiga di Belitung Timur, Bangka Belitung tahun 2015. kemudian yang keempat di Jayapura Papua tahun 2017.

Penyelenggaraan di Kabupaten Pemalang akan di pusatkan di Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, mulai hari Selasa (21/11/2017) hingga Kamis, (23/11/2017). Kegiatan tersebut akan dibarengkan dengan kegiatan tahunan yang ada di Kabupaten Pemalang, yakni Festival Wong Gunung.

Secara umum tujuan festival DesTIKa Kabupaten Pemalang tahun 2017, antara lain untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai regulasi terbaru, dan pengembangan TIK di Pemerintah Daerah dan Pedesaan.
Selain itu, festifal tersebut juga di maksudkan untuk menggerakan partisipasi komunitas desa dengan memperdayakan potensi desa melalui pemanfaatan TIK secara Cerdas, Kreatif, dan Produktif.
Festival DesTIKa dengan mengusung tema “Dihamparan Bumi Pemalang Pusere Jawa, Desa Bersuara untuk Indonesia”, di harapkan dapat menjadi penunjang bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan dunia usaha di pedesaan sebagai wujud pembangunan dari pinggiran yang ada di Wilayah Kabupaten Pemalang. 

Sedangkan agenda Kegiatan Festival DesTIKa 2017, yang telah direncanakan meliputi, Dialog Interaktif dengan Narasumber, Gubernur Jawa Tengah, Dirjen Aptika-Kemkominfo, Bupati Pemalang, Kapusdatin Balilatfo Kemendesa PDTT, Dir. PII Kemkominfo, Deputi Bidang Pengemb. Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Sekda Kabupaten Pemalang, Budayawan Sujiwo Tejo, penanaman pohon aren oleh Habib Lutfi, Pertunjukan Tari Kuda Kepang masal dengan menampilkan 200 orang penari, Musik Tradisional Kroncong dan Seni Silakupang, Workshop, Seminar, Festival Wong Gunung, Pagelaran Wayang Kulit dan beberapa acara lainnya.

Pembukaan Festival tersebut, menurut rencana akan dilaksanakan di Obyek Wisata Turangga seta, Dusun Karangpoh, Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, dan akan dihadiri Menteri Kominfo Rl, Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Menteri Pariwisata, Gubernur Jawa Tengah dan sejumlah pejabat dari pusat maupun dari Provinsi Jawa Tengah. (Capri-wp)

0 komentar:

Posting Komentar

HALO KONSUMEN

HALO KONSUMEN
Mari bersama menuju untuk menjadi konsumen yang cerdas dan mandiri "SAATNYA KONSUMEN BICARA" dan "BERANI LAPOR HEBAT" DENGAN PEDOMAN: LIHAT, LAWAN, LAPORKAN. dengan cara mengisi Form Pengaduan online. Terima kasih Salam Perlindungan Konsumen

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Categories

HUKUM

Bupati Pemalang H. Junaedi

Bupati Pemalang H. Junaedi
"Pertahankanlah Budi Pekerti sebagai jati diri bangsa kita karena sifat inilah warisan leluhur bumi Nuswantoro sejak ribuan tahun yang lampau. supaya kita menjadi orang yang utama berbudi pekerti luhur"

Desa Temuireng Bagi BLT

Disdukcail Bagi2 masker Senin 20 April 2020

Mengenal lebih dekat Warta Pemalang

Bupati Pemalang H. Junaedi Resmikan Bendungan Desa Pesucen

Satuan Res Narkoba Polres Pemalang Ciduk Tiga Orang Pengedar Narkoba