iklan banner

Selasa, 31 Januari 2017


Penangkapan pelaku pencabulan, (Rob) di halaman rumahnya, (17/01/2017) tidak ada perlawanan, ia satu dari tiga tersangka pencabulan, terhadap Dewi (15) asal Desa Gondang Kecamatan Taman. TKP di taman wisata pantai, Desa Nyamplungsari kecamatan Petarukan. 

Unit Reskrim Polres Pemalang yang dipimpin oleh Iptu Agus Soleh beserta (4) Personilnya, dan juga di bantu warga sipil yang selama tiga minggu mengintai gerak gerik tersangka bersama saksi korban hingga mengetahui data pelaku (A1), sampai akhirnya berhasil dibekuk satu dari tiga pelaku utama.    
Tiga tersangka itu di antaranya adalah" R0B (33), dan CAS (48) ia kakak beradik. Sedangkan BUD (21)- selaku pacar korban yang kebetulan warga Desa Serang kec Petarukan. 

Mereka masih buron"
Cas dan Bud, keduanya masih dalam pengejaran Polisi. 
Menurut keterangan sumber beberapa pemilik warung di wisata itu, sabtu (28/01)lalu, TN (56) dan DK (53) serta MD (44), mereka sama sama mengatakan kepada kilas fakta, tentang keberadaan gerombolan yang sebenarnya ada (9)- orang, selain dua yang jadi tersangka pencabulan ini, masih ada tujuh lainya yang berkeliaran dan kerap melakukan pemalakan.
Katanya  lagi,, mereka sering beraksi melakukan perampasan barang juga pemerasan terhadap pengunjung yang sedang berduaan di tempat sepi. 

Di ketahui Korban perampasan kerapkali mengadu kepada pedagang sekitar, hingga pedagang mengeluhkan merasa resah kawatir adanya perbuatan kelompok mereka, yang kerap melakukan pemalakan dan pelecehan sexual, terhadap pengunjung wisatawan lokal. 
Kesempatan itu di lakukan para pelaku terhadap pengunjung yang berpasangan, jika sedang berduaan di tempat yang tidak (lazim) alias di tempat  sepi, Lalu mereka beraksi. 
Peristiwa ini di tuturkan seorang tersangka (Rob) kasus pencabulan yang belum lama ia lakukan, terhadap Dewi (15), bukan ma asli, di pantai Nyamplungsari, sabtu lalu (10/12/2016) puku 14:00 wib.


Bermula korban sedang asyik bermesraan dengan pacarnya, (Bud) Saat sedang bermesraan datanglah pelaku yang memaksa mereka berdua melakukan zjinah . Setelah dilakukan persetubuhan, ROB mengancam akan mengarak mereka keliling kampung, lalu di bawa ke balai Desa, kalau korban tidak mau disetubuhi tersangka.



Karena ketakutan akhirnya korban menuruti napsu pejad CAS. Namun tidak berhenti disitu saja, datang lagi ROB adik kandung CAS yang ikutan menyetubuhi korban. Sodara CAS pelaku yang mengancam memaksa untuk menyetubuhi korban sampai saat ini buron.



Kemudian korban di suruh pergi begitu saja, Dewi dan Bud melaporkan nasib malang yang dialaminya kepada ibunya. Merasa tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu, akhirnya sang ibu melaporkan ke polisi.



Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pacar korban Bud (21) dari Desa Serang yang menghilang, juga pelaku kakak beradik, CAS (48) Rt 08/02 Dusun Tingkir Desa Nyamplungsari Petarukan turut menghilang juga.



Kapolres Pemalang, AKBP Kingkin Winisuda, S.H., S.I.K., menghimbau kepada para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terjadi lagi kasus-kasus serupa di Pemalang, selalu mengingatkan anaknya agar pulang tepat waktu dan selalu pamit bila akan bepergian.


  Liputan (rae/kkh)

0 komentar:

Posting Komentar

HALO KONSUMEN

HALO KONSUMEN
Mari bersama menuju untuk menjadi konsumen yang cerdas dan mandiri "SAATNYA KONSUMEN BICARA" dan "BERANI LAPOR HEBAT" DENGAN PEDOMAN: LIHAT, LAWAN, LAPORKAN. dengan cara mengisi Form Pengaduan online. Terima kasih Salam Perlindungan Konsumen

Jadwal Sholat


jadwal-sholat

Categories

HUKUM

Bupati Pemalang H. Junaedi

Bupati Pemalang H. Junaedi
"Pertahankanlah Budi Pekerti sebagai jati diri bangsa kita karena sifat inilah warisan leluhur bumi Nuswantoro sejak ribuan tahun yang lampau. supaya kita menjadi orang yang utama berbudi pekerti luhur"

Desa Temuireng Bagi BLT

Disdukcail Bagi2 masker Senin 20 April 2020

Mengenal lebih dekat Warta Pemalang

Bupati Pemalang H. Junaedi Resmikan Bendungan Desa Pesucen

Satuan Res Narkoba Polres Pemalang Ciduk Tiga Orang Pengedar Narkoba